By Lee
Rencana Perjalanan 7 Hari di Korea untuk Pengunjung Pertama: Seoul, Gyeongju, dan Busan
Merencanakan perjalanan pertama ke Korea? Itinerary 7 hari ini mencakup Seoul, Gyeongju, dan Busan dengan rencana harian, tips KTX, dan rekomendasi lokal.
Kebanyakan itinerary perjalanan ke Korea dimulai dari Seoul dan berakhir di Busan. Saya selalu merasa ada yang kurang dengan susunan ini. Di antara Seoul dan Busan, ada satu kota yang bisa dikunjungi dalam sehari — Gyeongju. Dan satu hari itu bisa mengubah seluruh perjalanan 7 hari Anda.
Ada kesalahan umum yang sering dilakukan pengunjung pertama kali — menghabiskan terlalu banyak hari di Seoul, melewatkan Gyeongju, dan pergi membeli tiket KTX pada hari keberangkatan hanya untuk diberitahu bahwa tiket sudah habis. Artikel ini adalah panduan untuk menyusun rencana perjalanan 7 hari di Korea untuk pengunjung pertama kali tanpa kesalahan tersebut.
7 hari tidak cukup untuk melihat seluruh Korea. Sejujurnya, tidak mungkin mencakup Gyeongsang dan Jeolla sekaligus, atau Jeju dan Gangwon dalam 7 hari. Jika mencoba, Anda hanya akan lelah berpindah-pindah dan tidak benar-benar melihat kota mana pun. Itinerary ini dimulai dengan menurunkan ekspektasi — 4 hari di Seoul, 1 hari di Gyeongju, 2 hari di Busan. Ini mencakup masa kini dan masa lalu Korea, serta lautnya.
Ini adalah perjalanan yang berfokus pada pusat kota, menggunakan transportasi umum, dan dioptimalkan untuk pengunjung pertama kali. Hiking, Jeju, dan pemandangan musim dingin Gangwon bisa Anda simpan untuk kunjungan berikutnya. Mari kita mulai.
| Item | Detail |
|---|---|
| Rute yang Disarankan | 4 hari di Seoul → 1 hari di Gyeongju → 2 hari di Busan |
| Transportasi Antar Kota | KTX (Seoul↔Busan sekitar 2 jam 30 menit, ₩59,800~) |
| Makanan yang Harus Dicoba | Samgyeopsal, Naengmyeon, Haemul Pajeon, Dwaeji Gukbap Busan |
| Waktu Terbaik untuk Berkunjung | Musim semi Maret~Mei, musim gugur September~November |
| Area Rekomendasi untuk Menginap di Seoul | Myeongdong, Hongdae, Jongno |
| Anggaran Harian (tidak termasuk akomodasi) | ₩80,000~150,000 |
| Aplikasi Wajib | Naver Map, KakaoT(taksi), Papago(terjemahan) |
| Kartu T-money | Beli di minimarket bandara (₩4,000 + saldo) — dapat digunakan di Seoul dan Busan |
Cara Berpindah di Korea
Transportasi Antar Kota: KTX vs Bus Ekspres
Untuk perjalanan dari Seoul ke Busan dan Gyeongju, KTX (Kereta Cepat Korea) adalah pilihan yang jauh lebih nyaman. Satu-satunya alasan memilih bus ekspres yang memakan waktu dua kali lebih lama adalah jika Anda benar-benar ingin menghemat anggaran. Jika Anda hanya memiliki 7 hari seperti dalam itinerary ini, kurangi waktu perjalanan sebanyak mungkin.
| Kategori | KTX | Bus Ekspres |
|---|---|---|
| Waktu Tempuh Seoul→Busan | Sekitar 2 jam 30 menit | 4 jam 30 menit~ |
| Waktu Tempuh Seoul→Singyeongju | Sekitar 2 jam | 3 jam 30 menit~ |
| Waktu Tempuh Gyeongju→Busan | Sekitar 30 menit (Mugunghwa-ho) | 1 jam 10 menit |
| Harga (Seoul↔Busan sekali jalan) | ₩59,800~ | ₩24,400~ |
| Cara Reservasi | Online di muka wajib (korail.com) | Bisa dibeli di tempat |
| Rekomendasi untuk | Traveler yang ingin menghemat waktu | Penghematan anggaran ekstrem |
KTX dapat dipesan dalam bahasa Inggris di korail.com atau melalui aplikasi Rail+. Sebagian besar kartu kredit asing diterima. Jika kartu Anda tidak dapat digunakan, lihat Panduan Lengkap Reservasi KTX untuk Orang Asing. Pada musim ramai (April~Mei, September~Oktober, sekitar hari libur nasional), kursi sering kali habis 2~3 minggu sebelumnya. Segera lakukan reservasi setelah jadwal Anda pasti.
PRO TIP: Korail Pass (pass KTX tanpa batas khusus untuk orang asing) tersedia mulai dari 2 hari, tetapi untuk rute Seoul-Gyeongju-Busan, tiket individu sering kali lebih murah. Pass tidak dapat digunakan untuk kursi diskon dan ada biaya reservasi kursi tambahan. Pastikan untuk membandingkan kedua opsi sebelum membeli.
Transportasi Dalam Kota Seoul: Subway dan Kartu T-money
Subway Seoul adalah salah satu sistem transportasi umum terbaik di dunia. Menghubungkan Bandara Incheon ke seluruh Seoul, dengan pengumuman dan tanda dalam bahasa Inggris, sehingga mudah digunakan bahkan untuk pengunjung pertama kali.
Setibanya di Bandara Incheon, beli kartu T-money di minimarket terminal 1 atau 2 (GS25, CU, Seven Eleven). Harga kartu ₩4,000 + saldo isi ulang. Dapat digunakan untuk bus dan subway dengan satu kali tap, dan diskon transfer diterapkan secara otomatis. Kartu T-money yang sama juga dapat digunakan di Busan.
Tarif dasar subway adalah ₩1,400~1,600 (berdasarkan jarak). Kebanyakan perjalanan dalam kota Seoul di bawah ₩2,000. Untuk taksi, gunakan aplikasi KakaoT untuk memesan dan memasukkan tujuan dalam bahasa Inggris, sehingga tidak ada hambatan bahasa dengan pengemudi.
Di Mana Menginap
Seoul — 4 Malam
Myeongdong/Jung-gu: Lokasi paling nyaman untuk pengunjung pertama kali. Dekat dengan Gyeongbokgung, Insadong, dan N Seoul Tower, semua dalam jarak berjalan kaki atau 1~2 stasiun. Pasar malam dan area belanja Myeongdong tepat di depan akomodasi, meminimalkan perjalanan pada hari pertama dan terakhir. Penukaran uang, minimarket, dan apotek semuanya dalam jarak 1 menit berjalan kaki. Harga menengah hingga tinggi.
Hongdae/Mapo: Populer di kalangan wisatawan berusia 20~30-an. Hidup hingga pukul 11 malam, dengan banyak restoran dan kafe. Terhubung langsung ke stasiun Hongdae Airport Railroad, memudahkan perjalanan pada hari kedatangan/keberangkatan dengan banyak barang bawaan. Harga menengah.
Jongno/Insadong: Jika Anda menginginkan suasana Korea yang otentik. Ada opsi guesthouse hanok, dan Gyeongbokgung serta Changdeokgung dalam jarak 10 menit berjalan kaki. Infrastruktur wisata untuk orang asing baik tetapi tetap tenang. Harga menengah ke bawah hingga menengah.
PRO TIP: Jika menginap 4 malam di Seoul, Anda harus mengurus barang bawaan pada pagi hari keberangkatan dengan KTX. Gunakan loker koin di Stasiun Seoul dan stasiun subway utama (₩2,000~4,000/hari), atau banyak akomodasi menawarkan layanan penyimpanan barang gratis. Pastikan untuk memeriksa layanan ini sebelum check-in.
Gyeongju — 1 Malam
Di Gyeongju, sangat disarankan untuk menginap di hanok stay dekat Hwangridan-gil. Pengalaman menginap di hanok di bekas ibu kota kerajaan selama seribu tahun akan menjadi kenangan seumur hidup. Harga bervariasi dari ₩50,000~150,000 per orang. Ada juga hotel dan motel biasa, tetapi hanok lebih cocok di Gyeongju. Pada musim ramai (musim bunga dan musim gugur), pesan 2~3 minggu sebelumnya.
Busan — 2 Malam
Haeundae: Pantai terbesar di Busan dengan infrastruktur modern. Pilihan dari hotel mewah hingga guesthouse. Area paling turis dengan komunikasi dalam bahasa Inggris yang mudah.
Seomyeon: Pusat komersial Busan yang sesungguhnya. Tempat belanja, restoran, dan transfer subway terkonsentrasi. Lebih murah daripada Haeundae dan menawarkan suasana lokal.
Nampodong/Gwangbokdong: Kota tua Busan. Pasar Jagalchi, BIFF Square, dan Taman Yongdusan dapat dicapai dengan berjalan kaki. Jika Anda ingin melihat wajah asli Busan, ini adalah tempatnya.
Rencana Perjalanan 7 Hari
Hari 1: Tiba di Seoul — Hari Pertama Santai
Ada dua cara utama untuk pergi dari Bandara Internasional Incheon ke pusat kota Seoul. Lihat perbandingan lengkap cara pergi dari Bandara Incheon ke Seoul untuk memilih transportasi yang paling sesuai untuk Anda. AREX (Airport Railroad Express) memakan waktu 43 menit ke Stasiun Seoul, ₩13,000. Bus limusin bandara langsung ke halte terdekat tujuan Anda, nyaman jika Anda membawa banyak barang (₩9,000~17,000, tergantung tujuan). Jika akomodasi Anda di Hongdae atau Mapo, bus lebih baik, jika di Myeongdong atau Jongno, AREX lebih baik.
Hari pertama adalah hari untuk beradaptasi dengan perbedaan waktu. Daripada jadwal yang padat, saya sarankan untuk berjalan santai di satu tempat saja, seperti Myeongdong atau Insadong. Di pasar malam Myeongdong, cobalah tteokbokki, gyeranppang, dan hotteok untuk makan pertama Anda. Satu porsi ₩1,000~3,000. Semakin panjang antrian, semakin enak — penduduk lokal juga mengantri seperti itu.
Saya sarankan tidur lebih awal malam ini. Jadwal yang sebenarnya dimulai besok. Simpan energi Anda.
TIP: Beli kartu T-money dan SIM card di minimarket bandara. SIM prabayar SKT atau KT untuk 30 hari dengan 4~5GB data seharga ₩25,000~35,000, jauh lebih murah daripada roaming operator. Isi data dengan cukup agar Anda bisa menggunakan Naver Map dan aplikasi Papago sepuasnya.
Hari 2: Inti Sejarah Seoul — Gyeongbokgung dan Changdeokgung
Berangkatlah pukul 9 pagi saat Gyeongbokgung buka. Periksa tips kunjungan Gyeongbokgung dan informasi diskon hanbok sebelumnya untuk pengalaman yang lebih baik. Pagi hari di Gyeongbokgung lebih sepi dan pencahayaannya indah. Ada puluhan tempat penyewaan hanbok di sekitar Gyeongbokgung, dan memakai hanbok membuat Anda masuk Gyeongbokgung gratis (biaya sewa ₩15,000~20,000/2~3 jam). Foto-foto bagus dan suasana menyenangkan, sangat direkomendasikan.
Setelah mengunjungi Gyeongbokgung, berjalanlah 10 menit ke Bukchon Hanok Village. Pemandangan rumah-rumah beratap genteng di antara gang-gang sempit adalah satu-satunya di Seoul. Saat Anda berjalan di Bukchon, Anda akan secara alami menuruni jalan menuju Insadong. Anda akan tiba tepat saat makan siang. Di restoran gang Insadong, Anda bisa menikmati set menu doenjang jjigae dengan harga ₩8,000~12,000.
Sore harinya, kunjungi Secret Garden di Changdeokgung. Taman rahasia kerajaan Joseon ini adalah Situs Warisan Dunia UNESCO. Reservasi terlebih dahulu diperlukan untuk Secret Garden — lihat panduan lengkap reservasi Secret Garden Changdeokgung untuk reservasi dalam bahasa Inggris. Biaya masuk ₩8,000. Dengan Gyeongbokgung di pagi hari dan Secret Garden Changdeokgung di sore hari, hari Anda akan penuh.
Malamnya, pergilah ke Pasar Gwangjang. Pengalaman makan bindaetteok, mayak gimbap, dan yukhoe di pasar tradisional berusia 100 tahun — salah satu hal yang harus dilakukan di Seoul. Bawa uang tunai.
TIP: Tur pemandu bahasa Inggris di Secret Garden Changdeokgung diadakan 4 kali sehari dan jumlah peserta terbatas. Pada musim ramai (April~Mei, September~Oktober), tur ini bisa habis 2 minggu sebelumnya. Ini adalah item yang harus Anda pesan terlebih dahulu setelah jadwal Anda pasti.
Hari 3: Seoul Modern — Hongdae dan Namsan
Pagi hari, berangkatlah ke Namsan Seoul Tower. Nikmati pemandangan 360 derajat Seoul di bawah kaki Anda. Ada dua cara untuk naik ke Namsan: kereta gantung (₩10,000 pulang pergi) dan berjalan kaki. Saya lebih suka berjalan kaki ke atas (30 menit) dan menggunakan kereta gantung untuk turun. Nikmati secangkir kopi sambil melihat Seoul dari atas — 1 jam sudah cukup.
Saya sarankan makan siang di Hongdae. Anda bisa menemukan informasi restoran, kafe, dan belanja di panduan lengkap Hongdae. Hongdae adalah salah satu area dengan kepadatan restoran tertinggi di Seoul. Cara terbaik untuk menikmati Hongdae adalah dengan berjalan tanpa tujuan di gang-gang dan masuk ke toko yang menarik perhatian Anda. Jika sulit memutuskan, masuklah ke restoran di dekat pintu masuk Hongdae di jalan tonkatsu yang ramai.
Sore harinya, kunjungi toko buku independen dan toko vintage di Hapjeong atau Sangsu dekat Hongdae. Berbeda dengan Hongdae yang komersial, ada banyak toko yang tenang dan unik di sini. Kafe-kafe juga murah dan memiliki suasana yang bagus untuk menghabiskan waktu sore.
Malamnya, pindahlah ke Itaewon. Itaewon adalah surga makanan internasional. Dari makanan Meksiko, India, Timur Tengah hingga fine dining, pilihannya tak terbatas. Jika Anda ingin istirahat sejenak dari makanan Korea, Itaewon adalah jawabannya.
TIP: Antrian kereta gantung Namsan paling panjang pada akhir pekan antara pukul 11 pagi hingga 2 siang. Cobalah pergi pada hari kerja atau setelah pukul 6 sore, atau cukup berjalan kaki ke atas — 30 menit sudah cukup dan Anda bisa menikmati pemandangan kota saat naik.
Hari 4: Hari Terakhir di Seoul — Sungai Han dan Gangnam
Hari terakhir di Seoul dimulai dengan santai di Taman Sungai Han. Yeouido, Banpo, atau Ttukseom, semuanya bagus. Sewa sepeda (₩3,000 per jam) untuk bersepeda di sepanjang sungai, atau gelar tikar dan nikmati bir dan ayam dari minimarket — ini adalah cara orang Seoul menghabiskan akhir pekan mereka. Aplikasi Baedal Minjok memungkinkan pengiriman makanan ke Taman Sungai Han.
Sore harinya, pindahlah ke Gangnam. Perpustakaan Starfield di Coex Mall terkenal sebagai tempat foto, dan area sekitar Stasiun Gangnam menunjukkan tren Korea terbaru. Jika Anda punya waktu, berjalanlah di kafe di Apgujeong Rodeo Street. Ini adalah tempat terbaik untuk melihat kehidupan sehari-hari Korea yang modern dan canggih.
Saya sarankan mengakhiri malam di Dongdaemun sebagai destinasi terakhir di Seoul. Dongdaemun Design Plaza (DDP) lebih indah di malam hari, dan pusat perbelanjaan pakaian di sekitarnya buka hingga dini hari. Jika Anda suka berbelanja, nikmati belanja terakhir Anda di area ini. Pastikan untuk memeriksa tiket KTX ke Gyeongju untuk pagi besok.
TIP: Saat berbelanja di Dongdaemun, perhatikan: pusat perbelanjaan besar (Doota, Migliore) menerima kartu, tetapi toko kecil sering kali hanya menerima uang tunai. Tawar-menawar mungkin dilakukan di beberapa tempat, tetapi jangan mencobanya di tempat dengan harga tetap.
Hari 5: Ke Gyeongju dengan KTX — Kerajaan Seribu Tahun dalam Sehari
Naik KTX dari Stasiun Seoul ke Stasiun Singyeongju memakan waktu sekitar 2 jam. Usahakan untuk mengambil kereta yang berangkat antara pukul 7:30~8:30 pagi. Waktu Anda di Gyeongju akan jauh lebih banyak.
Dari Stasiun Singyeongju ke pusat kota Gyeongju, Anda bisa naik bus (₩1,500) atau taksi (₩15,000~20,000). Dengan Gyeongju City Tour Bus (tiket harian ₩5,000※ periksa situs resmi sebelum berkunjung), Anda bisa mengunjungi Bulguksa, Cheomseongdae, dan Daereungwon dalam sehari. Namun, interval keberangkatan bus adalah 40~60 menit, jadi manajemen waktu sangat penting. Jika waktu terbatas, Anda bisa meminta tur setengah hari dengan sopir taksi pribadi (3~4 jam ₩60,000~80,000).
Bulguksa sebaiknya dikunjungi di pagi hari. Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan arsitektur Buddha terbaik dari era Silla. Mulai Mei 2023, tidak ada biaya masuk. Gabungkan dengan kunjungan ke Seokguram di dekatnya, yang memakan waktu 1,5~2 jam (Seokguram berjarak 10 menit dengan bus dari Bulguksa※ periksa situs resmi sebelum berkunjung). Patung Buddha utama berbentuk kubah di Seokguram adalah struktur yang belum sepenuhnya terpecahkan bagaimana orang Silla abad ke-8 membangunnya.
Sore harinya, kunjungi Cheomseongdae dan Daereungwon di pusat kota. Cheomseongdae adalah observatorium dari abad ke-7, fasilitas astronomi batu tertua di Timur. Daereungwon (kompleks makam) bagian luar gratis. Untuk mengunjungi Cheonmachong di dalamnya, ada biaya tambahan ₩3,000 (dewasa), dan pemandangan makam bulat besar yang tersebar di dataran adalah pemandangan yang tidak bisa Anda temukan di tempat lain di Korea.
Malamnya, pergi ke Hwangridan-gil. Area hanok dengan kafe dan restoran trendi, unik di Gyeongju. Set pancake dengan Gyeongju Gyodong Beopju (makgeolli beras tradisional) — kenangan malam ini bisa jadi yang paling lama bertahan dari seluruh perjalanan Anda.
TIP: Banyak wisatawan yang hanya berkunjung sehari ke Gyeongju, sehingga Hwangridan-gil lebih sepi setelah pukul 5 sore. Tempat wisata yang ramai di siang hari juga lebih tenang di malam hari. Dengan menginap 1 malam di Gyeongju seperti dalam itinerary ini, Anda akan memiliki lebih banyak waktu luang saat pindah ke Busan keesokan paginya.
Hari 6: Gyeongju → Busan — Gamcheon dan Jagalchi
Dari Gyeongju ke Busan, naik kereta Mugunghwa-ho sekitar 1 jam 10 menit (₩8,700), atau bus ekspres 1 jam 10 menit (₩5,400~6,900). Ada juga KTX dari Stasiun Singyeongju ke Busan, tetapi untuk perjalanan 30 menit, KTX berlebihan. Setibanya di Stasiun Busan, titipkan barang bawaan Anda di akomodasi dan segera berangkat.
Destinasi pertama adalah Gamcheon Culture Village. Rumah-rumah berwarna-warni yang memenuhi lereng bukit adalah ikon Busan. Datang pagi-pagi adalah kuncinya — sebelum pukul 10 pagi, wisatawan masih sedikit dan foto-foto lebih bagus. Tidak ada biaya masuk, tetapi membeli peta seharga ₩2,000 yang digunakan untuk dana operasional desa. Ada misi mencari instalasi seni di gang-gang yang ditandai di peta, cobalah tantangan ini.
Makan siang di Pasar Jagalchi dan nikmati makanan laut. Pilih sendiri makanan laut di lantai 1 dan masak di restoran lantai 2. Menu bervariasi dari sashimi, kepiting kukus, hingga sup makanan laut. Harga tergantung menu dan jumlah, sekitar ₩15,000~50,000 per orang. Banyak restoran memiliki menu dalam bahasa Inggris.
Sore harinya, berjalan-jalan di Pasar Internasional dan BIFF Square, lalu pindah ke Haeundae. Berjalanlah di sepanjang pantai Haeundae, dan lihat lampu di Jembatan Gwangan menyala saat matahari terbenam. Makan malam di dekat Haeundae dengan Dwaeji Gukbap, makanan khas Busan. Semangkuk gukbap seharga ₩9,000~13,000.
TIP: Gamcheon Culture Village adalah desa yang masih dihuni penduduk. Hindari masuk ke dalam rumah, berbicara keras, dan berkunjung sebelum pukul 9 pagi atau setelah matahari terbenam. Membeli peta di pintu masuk desa akan menambah kesenangan Anda saat mencari instalasi seni.
Hari 7: Hari Terakhir di Busan — Gwangalli dan Kembali
Pagi hari terakhir di Busan dimulai di Pantai Gwangalli. Lebih sepi daripada Haeundae, dengan Jembatan Gwangan terbentang di depan mata.
Jalan-jalan ringan di Dongbaekseom (30 menit), lalu lakukan belanja terakhir di pasar Haeundae atau Nampodong. Untuk oleh-oleh Busan, Hotteok Biji, Mandu Datar, dan Eomuk adalah pilihan populer. Eomuk dikemas dalam vakum sehingga mudah dibawa.
Cara kembali ke Bandara Incheon tergantung dari mana Anda berangkat. Jika ada penerbangan langsung dari Busan ke Incheon, berangkat dari Bandara Gimhae Busan adalah yang paling sederhana. Jika melalui Seoul, rutenya adalah Stasiun Busan → KTX (2 jam 30 menit) → Stasiun Seoul → AREX (43 menit) → Bandara Incheon. Berangkat dari Busan minimal 4 jam 30 menit sebelum penerbangan dari Incheon.
TIP: Bandara Gimhae Busan jauh lebih kecil dan lebih sepi daripada Bandara Incheon, sehingga proses check-in lebih cepat. Periksa apakah penerbangan pulang Anda berangkat dari Bandara Gimhae — jika ya, Anda tidak perlu kembali ke Seoul, sehingga hari terakhir Anda bisa lebih santai.
5 Kesalahan Umum Pengunjung Pertama Kali
Saya telah melihat kesalahan yang sama berulang kali saat membimbing puluhan teman asing. Ini adalah hal-hal yang bisa dihindari 100% jika Anda mengetahuinya sebelumnya.
1. Mencoba membeli tiket KTX pada hari keberangkatan dan kehabisan tiket
Pada musim ramai (April~Mei musim bunga, September~Oktober musim gugur, sekitar liburan Chuseok dan Tahun Baru), jadwal KTX yang populer sering kali habis 2~3 minggu sebelumnya. Segera lakukan reservasi setelah jadwal Anda pasti. Jika terlambat, tiket berdiri (tiket tanpa tempat duduk) juga tersedia, tetapi berdiri selama 2 jam 30 menit tidak direkomendasikan.
Pada musim ramai (April~Mei musim bunga, September~Oktober musim gugur, sekitar liburan Chuseok dan Tahun Baru), jadwal KTX yang populer sering kali habis 2~3 minggu sebelumnya. Segera lakukan reservasi setelah jadwal Anda pasti. Jika terlambat, tiket berdiri (tiket tanpa tempat duduk) juga tersedia, tetapi berdiri selama 2 jam 30 menit tidak direkomendasikan.
2. Menghabiskan 5 hari di Seoul dan melewatkan Gyeongju dan Busan
Seoul luas dan banyak yang bisa dilihat, tetapi 4 hari sudah cukup untuk mencakup yang penting. Pada hari ke-5, Anda akan melihat istana dan pasar yang serupa berulang kali. Menghabiskan satu hari di Gyeongju akan memberi Anda pengalaman Korea yang berbeda.
Seoul luas dan banyak yang bisa dilihat, tetapi 4 hari sudah cukup untuk mencakup yang penting. Pada hari ke-5, Anda akan melihat istana dan pasar yang serupa berulang kali. Menghabiskan satu hari di Gyeongju akan memberi Anda pengalaman Korea yang berbeda.
3. Tidak membawa uang tunai sama sekali
Restoran besar dan minimarket di Seoul menerima kartu. Namun, beberapa toko di Pasar Gwangjang dan Pasar Jagalchi, restoran di kota kecil, dan beberapa rute bus hanya menerima uang tunai. Selalu bawa uang tunai ₩50,000~100,000 di dompet Anda. ATM tersedia 24 jam di minimarket dan sebagian besar menerima kartu asing.
Restoran besar dan minimarket di Seoul menerima kartu. Namun, beberapa toko di Pasar Gwangjang dan Pasar Jagalchi, restoran di kota kecil, dan beberapa rute bus hanya menerima uang tunai. Selalu bawa uang tunai ₩50,000~100,000 di dompet Anda. ATM tersedia 24 jam di minimarket dan sebagian besar menerima kartu asing.
4. Mengandalkan Google Maps untuk mencari jalan dan tersesat
Di Korea, Google Maps sering kali tidak akurat dalam memberikan rute transportasi umum. Gunakan Naver Map atau KakaoMap. Kedua aplikasi ini mendukung bahasa Inggris. Untuk taksi, gunakan aplikasi KakaoT untuk memesan dan memasukkan tujuan dalam bahasa Inggris.
Di Korea, Google Maps sering kali tidak akurat dalam memberikan rute transportasi umum. Gunakan Naver Map atau KakaoMap. Kedua aplikasi ini mendukung bahasa Inggris. Untuk taksi, gunakan aplikasi KakaoT untuk memesan dan memasukkan tujuan dalam bahasa Inggris.
5. Memesan akomodasi terlalu terlambat pada musim ramai
Musim bunga (April~Mei) dan musim gugur (September~Oktober) adalah saat wisatawan domestik Korea juga meningkat pesat. Jika Anda berencana bepergian pada waktu ini, pesan akomodasi setidaknya 1~2 bulan sebelumnya. Terutama hanok stay di Gyeongju dan akomodasi pantai Haeundae adalah yang pertama habis.
Musim bunga (April~Mei) dan musim gugur (September~Oktober) adalah saat wisatawan domestik Korea juga meningkat pesat. Jika Anda berencana bepergian pada waktu ini, pesan akomodasi setidaknya 1~2 bulan sebelumnya. Terutama hanok stay di Gyeongju dan akomodasi pantai Haeundae adalah yang pertama habis.
Informasi Praktis
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Musim semi (Maret~Mei) adalah yang terbaik. Musim bunga sakura akhir Maret~awal April di Yeouido Seoul, Danau Bomun Gyeongju, dan Arboretum Daeyeon Busan adalah pemandangan yang menakjubkan. Musim bunga hanya berlangsung 1~2 minggu, jadi pastikan Anda datang pada waktu yang tepat. Musim gugur (September~November) juga luar biasa — pemandangan daun musim gugur di Gyeongbokgung dan Bulguksa antara pertengahan Oktober~awal November akan memukau Anda.
Musim panas (Juli~Agustus) panas dan lembab, dengan musim hujan pada bulan Juli. Wisata luar ruangan sulit, tetapi jika Anda menikmati pantai Haeundae atau wisata dalam ruangan, tidak buruk. Musim dingin (Desember~Februari) dingin, tetapi pemandangan malam Natal di Seoul indah, dan resor ski (Vivaldi Park, High1 di Gangwon) tersedia.
Panduan Anggaran (per hari, tidak termasuk akomodasi)
| Tipe Anggaran | Biaya Harian | Kriteria |
|---|---|---|
| Anggaran Rendah | ₩50,000~80,000 | Minimarket/snack + subway + tempat gratis |
| Menengah | ₩100,000~150,000 | Restoran + transportasi umum + 1~2 tempat berbayar |
| Mewah | ₩200,000+ | Tur + daging sapi Korea + taksi |
SIM Card vs Pocket WiFi
Saya merekomendasikan SIM prabayar. Lihat panduan perbandingan SIM vs eSIM vs Pocket WiFi untuk memilih yang paling sesuai untuk Anda. Tersedia di booth operator di bandara, dengan harga sekitar ₩25,000~35,000 untuk 30 hari. Pocket WiFi memiliki biaya sewa harian ₩8,000~10,000, sehingga untuk 7 hari bisa sama atau lebih mahal. SIM dapat langsung dipasang di ponsel Anda, dan Anda bisa melakukan panggilan darurat dengan nomor Korea.
10 Ungkapan Dasar Bahasa Korea
Penduduk lokal akan senang jika Anda mengucapkan satu kata dalam bahasa Korea. Tidak masalah jika pengucapannya salah.
- 감사합니다 (gam-sa-ham-ni-da) — Terima kasih
- 얼마예요? (eol-ma-ye-yo?) — Berapa harganya?
- 이거 주세요 (i-geo ju-se-yo) — Tolong beri saya ini
- 맛있어요 (ma-si-sseo-yo) — Enak
- 어디예요? (eo-di-ye-yo?) — Di mana?
- 화장실 (hwa-jang-sil) — Toilet
- 지하철역 (ji-ha-cheol-yeok) — Stasiun subway
- 괜찮아요 (gwaen-chan-a-yo) — Tidak apa-apa
- 저기요 (jeo-gi-yo) — Permisi (untuk memanggil staf)
- 계산해 주세요 (gye-san-hae ju-se-yo) — Tolong hitung tagihannya
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Bisakah saya pergi ke Jeju dalam 7 hari?
Mungkin, tetapi tidak disarankan. Jeju hanya satu jam penerbangan dari Seoul, tetapi untuk benar-benar melihat pulau ini, Anda memerlukan setidaknya 2~3 hari. Jika memasukkan Jeju dalam itinerary 7 hari, Anda akan lelah berpindah-pindah dan tidak bisa benar-benar menikmati tempat mana pun. Simpan Jeju untuk kunjungan berikutnya — ada alasan untuk itu.
Apakah saya memerlukan visa untuk perjalanan ke Korea?
Tergantung kewarganegaraan Anda. Sekitar 100 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, negara-negara Uni Eropa, Kanada, Australia, dan Selandia Baru, dapat masuk tanpa visa selama 90 hari. Periksa kewarganegaraan Anda di situs resmi Kementerian Luar Negeri Korea (0404.go.kr) sebelum berangkat.
Apakah kartu kredit diterima di mana saja di Korea?
Restoran, pusat perbelanjaan, minimarket, dan hotel di kota besar hampir semuanya menerima kartu. Namun, beberapa toko di pasar tradisional (Pasar Gwangjang, sebagian Pasar Jagalchi), restoran kecil, dan toko di kota kecil hanya menerima uang tunai. Selalu bawa uang tunai ₩50,000~100,000. ATM tersedia 24 jam di minimarket dan sebagian besar menerima kartu asing.
Berapa malam yang ideal untuk menginap di Seoul?
Untuk kunjungan pertama, saya sarankan 4 malam. Untuk mencakup istana seperti Gyeongbokgung dan Changdeokgung, area modern seperti Hongdae dan Itaewon, Sungai Han, dan Gangnam, Anda memerlukan 4 hari. Jika hanya 3 malam, jadwal akan padat, dan jika lebih dari 5 malam, pengalaman akan terasa berulang.
Apakah Korail Pass lebih menguntungkan daripada tiket individu?
Untuk itinerary ini (Seoul-Gyeongju-Busan), tiket individu biasanya lebih murah. Korail Pass dimulai dari 2 hari dan tidak dapat digunakan untuk kursi diskon, serta ada biaya reservasi kursi tambahan. Jika jadwal Anda sudah pasti, lebih baik memesan tiket individu di muka.
Area menginap yang direkomendasikan di Seoul untuk pengunjung pertama kali?
Saya merekomendasikan Myeongdong (Jung-gu) sebagai pilihan utama. Dekat dengan Gyeongbokgung, Insadong, dan N Seoul Tower, semua dalam 1~2 stasiun. Minimarket, apotek, dan penukaran uang tepat di depan akomodasi, sangat nyaman untuk pengunjung pertama kali. Hongdae cocok untuk wisatawan berusia 20~30-an, dan Jongno cocok untuk mereka yang menginginkan suasana Korea yang otentik.
Apakah bahasa Inggris banyak digunakan di Korea?
Di sekitar tempat wisata di Seoul dan Busan, komunikasi dalam bahasa Inggris tidak terlalu sulit. Banyak menu restoran memiliki terjemahan bahasa Inggris atau gambar, dan staf muda biasanya dapat berbicara bahasa Inggris dasar. Petunjuk di subway dan bus juga dalam bahasa Inggris. Untuk pasar tradisional atau kota kecil, gunakan aplikasi Papago (aplikasi terjemahan dari Naver) — arahkan kamera ke menu dan terjemahan langsung akan muncul.
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Korea?
Musim semi (Maret~Mei) dan musim gugur (September~November) adalah yang terbaik. Musim bunga sakura pada bulan April dan musim daun gugur pada bulan Oktober adalah saat Korea paling indah. Namun, ini juga saat wisatawan domestik dan internasional membludak, jadi pesan akomodasi dan transportasi setidaknya 1~2 bulan sebelumnya.
Lebih banyak di Travel
Selain Seoul, Ada Juga Tempat Sebagus Ini! 5 Rekomendasi Kota Kecil di Korea untuk Liburan
Lepaskan diri dari Seoul dan temukan kota-kota kecil Korea yang menawan. Dapatkan informasi tentang tempat-tempat tersembunyi dan restoran yang hanya diketahui penduduk setempat!
Feb 22, 2026
Cara Termurah dan Tercepat ke Pulau Nami dari Seoul
Panduan lengkap cara pergi ke Pulau Nami! Mulai dari cara termurah dengan kereta + bus seharga ₩8.000 hingga tur yang nyaman, lengkap dengan pengalaman langsung.
Mar 01, 2026
Bingung Mau ke Everland vs Lotte World? Baca Ini Dulu!
Bingung mau ke Lotte World atau Everland? Traveler yang sudah 2 kali ke dua tempat ini akan memberikan perbandingan jujur. Mulai dari harga tiket masuk, waktu tunggu, hingga wahana permainan, semua berdasarkan pengalaman pribadi.
Mar 01, 2026