Pasar Seomun Daegu: Panduan Lokal untuk Pasar Siang, Pasar Malam, dan Apa yang Harus Dimakan
Mengunjungi Pasar Seomun di Daegu? Temukan perbedaan pasar siang dan malam, jam buka, akses subway, dan makanan yang harus dicoba.
Kebanyakan turis hanya mengingat Pasar Seomun sebagai "pasar malam Daegu". Banyak yang datang malam hari hanya untuk menikmati makanan dan pergi, padahal sebenarnya Pasar Seomun memiliki dua wajah yang benar-benar berbeda saat siang dan malam. Siang hari, pasar ini adalah pasar grosir dengan lebih dari 4.000 toko tempat orang Daegu membeli kain dan makanan kering. Saat malam, tempat ini berubah menjadi deretan kios makanan.
Berdasarkan pengalaman saya yang sudah mengunjungi siang dan malam, saya akan membagikan cara terbaik untuk menikmati keduanya. Pasar Seomun adalah pasar tradisional Korea yang mewakili Daegu sejak zaman Dinasti Joseon. Jika Anda hanya melihat pasar malamnya, berarti Anda hanya melihat setengah dari kota ini.
| Info Dasar — Pasar Seomun & Pasar Malam Seomun | |
|---|---|
| Alamat | 45 Keunjang-ro 26-gil, Jung-gu, Daegu |
| Subway | Stasiun Cheongna Hill Line 2 atau Stasiun Pasar Seomun Line 3, kurang dari 5 menit berjalan kaki |
| Jam Operasional Pasar Seomun (Siang) | 09:00~18:00 (berbeda tiap toko) |
| Jam Operasional Pasar Malam Seomun | Jumat-Sabtu 19:00~23:30, Minggu 19:00~22:30 |
| Hari Libur | Pasar siang: Minggu minggu ke-1 dan ke-3 setiap bulan (berbeda tiap toko) / Pasar malam: Senin-Kamis setiap minggu |
| Parkir | Tersedia parkiran untuk 800 mobil |
Sejarah — Dari 3 Pasar Terbesar Zaman Joseon Hingga Sekarang
Nama Pasar Seomun berarti "Pintu Barat", berasal dari lokasinya di luar pintu barat benteng Daegu yang dihancurkan pada tahun 1907. Dimulai sebagai pasar lima hari pada akhir Dinasti Joseon, pasar ini pernah menjadi salah satu dari tiga pasar terbesar di Korea, dan bentuknya yang sekarang terbentuk pada tahun 1920.
Seiring dengan sejarah panjangnya, pasar ini juga mengalami banyak cobaan. Pada tahun 2005, kebakaran besar terjadi di dua bangunan, dan pada November 2016 kebakaran yang lebih besar menghancurkan sebagian besar toko. Namun, setiap kali pedagang bangkit kembali dan membangun ulang pasar, dan pada Juni 2016, Pasar Malam Seomun dibuka sebagai daya tarik baru. Berkat ketahanan ini, Pasar Seomun telah terpilih sebagai salah satu dari 100 destinasi wisata terbaik Korea setiap tahun sejak 2019.
Daegu telah lama dikenal sebagai "kota tekstil", dengan industri tenun dan tekstil yang menggerakkan ekonomi kota. Pasar Seomun adalah pusat distribusi industri ini. Kain seperti sutra, satin, dan hemp dijual ke seluruh negeri dari pasar ini, dan hingga kini, lorong kain masih menempati hampir setengah dari luas pasar. Nama "Seomun" yang melekat pada pasar ini adalah jejak dari benteng yang telah hilang, sementara lorong kain adalah ruang yang menyimpan sejarah industri kota Daegu.
Cara Pergi & Jam Operasional
Pasar Seomun adalah salah satu destinasi wisata yang mudah diakses karena terletak di persimpangan Line 2 dan Line 3 subway Daegu. Jika menggunakan Line 2, turun di Stasiun Cheongna Hill, dan jika menggunakan Line 3, turun di Stasiun Pasar Seomun, lalu berjalan kaki 5 menit untuk sampai. Tidak peduli dari mana Anda datang, Anda tidak akan tersesat.
TIP: Pasar Seomun (siang) dan Pasar Malam Seomun memiliki pengelola dan jam operasional yang berbeda. Banyak yang datang untuk membeli kain atau makanan kering di malam hari dan mendapati semuanya sudah tutup, jadi pastikan Anda merencanakan kunjungan sesuai tujuan.
Pasar Seomun (siang) buka setiap hari dari pukul 9 pagi hingga 6 sore, tetapi waktu buka dan tutup bisa sedikit berbeda di setiap toko. Minggu minggu ke-1 dan ke-3 setiap bulan adalah hari libur rutin, jadi banyak toko yang tutup pada tanggal tersebut, jadi pastikan untuk memeriksanya terlebih dahulu. Sementara itu, Pasar Malam Seomun tidak buka dari Senin hingga Kamis, dan hanya buka pada Jumat dan Sabtu dari pukul 7 malam hingga 11:30 malam, dan Minggu dari pukul 7 malam hingga 10:30 malam. Jika Anda mengunjungi Daegu pada akhir pekan, Anda bisa menikmati pasar malam secara alami, tetapi jika Anda berkunjung pada hari kerja, lebih baik fokus pada pasar siang.
Jika Anda datang dengan mobil, tersedia parkiran untuk 800 mobil, jadi tidak akan ada masalah besar. Namun, pada waktu pasar malam akhir pekan, parkiran cepat penuh, jadi sebaiknya gunakan subway jika memungkinkan.
Dari Seoul ke Daegu, Anda bisa menggunakan bus ekspres atau KTX, dan di dalam kota Daegu, gunakan aplikasi peta seperti Naver Map atau Kakao Map untuk memudahkan petunjuk transfer subway dan pintu keluar.
Apa yang Bisa Dibeli di Pasar Seomun (Siang)
Pasar siang lebih mirip pasar kehidupan sehari-hari orang Daegu daripada tempat wisata. Lorong kain dan hanbok terkenal di sini, di mana Anda bisa membeli berbagai jenis kain seperti sutra, satin, dan hemp dengan harga grosir, jadi bagi yang mencari kain, ada banyak hal yang bisa dilihat hingga setengah hari berlalu.
Lorong makanan kering juga merupakan inti dari Pasar Seomun. Berbagai makanan kering seperti cumi kering, teri, dan rumput laut dipajang berjejer, jadi hanya melihat-lihat saja sudah menyenangkan, dan banyak produk yang dikemas kecil untuk hadiah, menjadikannya suvenir perjalanan yang bagus. Selain itu, ada lorong selimut dan tempat tidur, serta nama-nama lorong yang kuat dengan nuansa lokal seperti "Hongdukkaejeon Golmok" yang tetap ada, membuat pasar ini terasa seperti buku sejarah hidup.
Sebagai catatan, pasar siang lebih berfokus pada grosir, jadi tawar-menawar adalah hal yang biasa. Banyak tempat yang tidak memiliki label harga, jadi disarankan untuk melihat-lihat beberapa toko dan membandingkan harga sebelum membeli.
Karena pasar ini sangat luas, sulit untuk menemukan arah pada kunjungan pertama. Setiap lorong besar memiliki kategori barang yang berbeda, jadi ambil peta di pusat informasi pasar atau papan petunjuk untuk menemukan lorong kain, makanan kering, dan selimut tanpa tersesat. Jika mencari suvenir perjalanan, saya merekomendasikan teri atau rumput laut yang dikemas kecil di lorong makanan kering, karena ukurannya kecil dan ringan untuk dimasukkan ke dalam koper.
Apa yang Harus Dimakan di Pasar Malam Seomun
Sejak dibuka pada tahun 2016, Pasar Malam Seomun dengan cepat menjadi pasar malam yang mewakili Daegu. Dengan lebih dari 80 kios yang berjajar sepanjang lebih dari 350 meter, Anda mungkin bingung harus makan apa saat pertama kali datang. Berdasarkan pengalaman saya, berikut adalah beberapa menu yang wajib dicoba.
"Napjak Mandu", makanan khas Daegu, adalah mandu berbentuk setengah bulan yang dipanggang tipis dan renyah, dengan tekstur unik yang hanya bisa Anda temukan di sini. Tteokbokki pedas dengan saus pedas, hotteok sayuran yang renyah dengan banyak sayuran, sate ayam dengan pilihan saus teriyaki atau pedas, dan kimbap samgyeopsal dengan banyak sayuran juga merupakan menu populer yang sering antre di pasar malam.
| Menu | Fitur | Harga Perkiraan |
|---|---|---|
| Napjak Mandu | Khas Daegu, bentuk setengah bulan yang renyah | Berbeda tiap toko |
| Tteokbokki | Pilihan saus kecap atau pedas | Sekitar ₩1,000 |
| Hotteok Sayuran | Hotteok renyah dengan banyak sayuran | Sekitar ₩1,000 |
| Sate Ayam | Pilihan saus teriyaki atau pedas | Sekitar ₩3,500 |
| Kimbap Samgyeopsal | Kimbap dengan banyak sayuran | Sekitar ₩4,000~4,900 |
※ Harga dapat bervariasi tergantung toko dan waktu, jadi gunakan sebagai referensi saja
Dengan lebih dari 80 kios, jika Anda tidak terlalu lapar, saya sarankan untuk tidak memilih satu kios saja, tetapi mencoba sedikit dari beberapa tempat. Jika Anda tidak tahan pedas, katakan "tolong jangan terlalu pedas" sebelum memesan, banyak tempat yang bisa menyesuaikan tingkat kepedasan. Anda bisa menikmati makanan kenyang dengan biaya sekitar sepuluh ribu won, jadi ini adalah pilihan yang baik bagi wisatawan yang ingin menghemat anggaran perjalanan harian.
TIP: Sebagian besar kios di pasar malam menerima pembayaran tunai dan pembayaran mobile, tetapi ada beberapa yang tidak menerima kartu. Siapkan uang tunai kecil sebelumnya agar tidak bingung saat antre.
Menghindari Keramaian & Rekomendasi Rute
Pasar siang paling sepi di pagi hari. Mulai siang, lorong mulai ramai dengan pedagang dan pelanggan lokal, jadi jika Anda ingin mengambil foto dengan santai, kunjungan pagi hari sangat disarankan.
Pasar malam, sebaliknya, sulit untuk menghindari keramaian. Tepat setelah buka pada pukul 7 malam, orang-orang masih sedikit, tetapi setelah pukul 9 malam, keramaian mencapai puncaknya. Jika Anda berencana mengunjungi pada akhir pekan malam, bersiaplah untuk antre.
Jika Anda ingin melihat pasar siang dan malam dalam satu hari, rute yang efisien adalah mengunjungi lorong kain dan makanan kering di pasar siang pada pagi hari, kemudian menghabiskan waktu di sekitar Modern Alley Daegu atau Dongseongro di sore hari, dan kembali ke pasar malam sekitar pukul 7 malam.
Di musim panas, lorong pasar siang ditutupi atap arcade, jadi Anda bisa menghindari sinar matahari langsung, tetapi jika ramai, ventilasi bisa kurang baik dan terasa panas. Bawa air, dan jika memungkinkan, kunjungi di pagi hari. Pasar malam di musim dingin adalah tempat terbuka, jadi suhu terasa lebih rendah, jadi pastikan untuk membawa perlengkapan hangat.
Tempat Menginap di Sekitar
Tidak jauh dari Pasar Seomun, ada rute tur Modern Alley Daegu yang menghubungkan Kim Kwangseok Street dan Cheongna Hill, jadi ini cocok untuk setengah hari di siang hari. Dongseongro, pusat kota Daegu, juga hanya dua stasiun subway, jadi mudah untuk melanjutkan belanja atau makan malam.
Jika Anda punya waktu lebih, menggabungkan kunjungan ke tempat wisata alam di luar kota seperti Palgongsan atau Suseong Lake dengan satu hari masing-masing adalah ide yang bagus. Banyak wisatawan yang merencanakan perjalanan 2 malam 3 hari di Daegu dengan memasukkan Pasar Seomun dalam jadwal pagi-sore, dan kemudian pindah ke daerah sekitar keesokan harinya. Jika Anda penasaran dengan kombinasi pasar tradisional dan pasar malam di kota lain, Pasar Gukje dan Pasar Bupyeong Kkangtong di Busan juga menawarkan kesenangan serupa.
Jika Anda mencari tempat menginap di dekat Daegu, lihat peta di bawah ini untuk membandingkan lokasi dan kisaran harga.
Siang vs Malam, Jika Hanya Ada Satu Waktu
Jika waktu Anda di Daegu terbatas dan harus memilih salah satu, kebanyakan wisatawan akan merekomendasikan pasar malam. Karena lebih efisien untuk mencicipi berbagai makanan dan menikmati suasana pasar dalam waktu singkat. Namun, jika Anda tertarik dengan belanja praktis seperti kain atau makanan kering, atau ingin melihat pasar yang benar-benar digunakan oleh penduduk lokal tanpa turis, pasar siang akan memberikan pengalaman yang lebih memuaskan.
Jika memungkinkan, jangan hanya memilih satu, tetapi seperti yang telah saya sarankan, kunjungi pasar siang di siang hari dan kembali ke pasar malam di malam hari. Meskipun terlihat merepotkan untuk mengunjungi dua kali, jarang ada tempat yang menunjukkan wajah yang begitu berbeda di lokasi yang sama.
Informasi Berguna
Di dalam Pasar Seomun, terdapat fasilitas seperti ruang istirahat, sudut makanan ringan, ruang bermain anak, PC bang, agen perjalanan, dan pusat informasi wisata yang lengkap. Jika Anda lelah berkeliling pasar dalam waktu lama, ada banyak tempat untuk beristirahat sejenak.
Di pusat informasi wisata, Anda bisa mendapatkan peta pasar, lokasi toilet, dan petunjuk transportasi ke tempat wisata lain di Daegu. Jika Anda tidak fasih berbahasa Korea, meminta bantuan kepada staf pusat informasi adalah cara tercepat. Ada juga tempat penukaran uang atau ATM bank di berbagai tempat di pasar, jadi jika Anda membutuhkan uang tunai mendesak, tidak akan terlalu sulit, tetapi panduan penukaran uang Korea dapat membantu Anda mendapatkan nilai tukar yang lebih baik.※ Pastikan untuk memeriksa situs web resmi sebelum berkunjung
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Pasar Seomun dan Pasar Malam Seomun adalah tempat yang sama?
Ya, mereka berada di lokasi yang sama tetapi memiliki pengelola dan jam operasional yang berbeda. Pasar Seomun (siang) adalah pasar grosir yang menjual kain dan makanan kering, sedangkan Pasar Malam Seomun adalah pasar malam yang buka hanya pada malam hari. Jika Anda datang di siang hari dan menemukan toko-toko tutup, itu karena bukan jam pasar malam, jadi jangan khawatir.
Apakah benar ada hari libur untuk pasar malam?
Ya, pasar malam tidak buka dari Senin hingga Kamis dan hanya buka pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Jika Anda berkunjung ke Daegu pada hari kerja, sebaiknya tidak berharap pada pasar malam dan lebih baik merencanakan kunjungan ke pasar siang. Sebagai catatan, pasar siang juga tutup pada Minggu minggu ke-1 dan ke-3 setiap bulan, jadi pastikan untuk memeriksa tanggalnya.
Apakah bisa membayar dengan kartu?
Kebanyakan toko di pasar siang menerima pembayaran dengan kartu. Namun, beberapa kios di pasar malam hanya menerima pembayaran tunai atau mobile, jadi lebih aman untuk membawa uang tunai kecil. Bawalah pecahan seribu won atau lima ribu won agar lebih mudah membeli berbagai menu tanpa khawatir kembalian.
Apakah pasar tetap buka saat hujan?
Pasar siang kebanyakan memiliki struktur arcade yang beratap, jadi tidak terlalu terpengaruh oleh hujan. Pasar malam kebanyakan adalah kios terbuka, jadi saat hujan lebat beberapa kios mungkin tutup atau beroperasi dalam skala yang lebih kecil. Jika Anda berencana mengunjungi pasar malam pada hari yang diperkirakan hujan, pastikan untuk memeriksa cuaca sebelum berangkat.※ Pastikan untuk memeriksa situs web resmi sebelum berkunjung
Apakah ada tempat penyimpanan barang?
Anda bisa mendapatkan informasi tentang penyimpanan barang di pusat informasi wisata pasar. Lorong pasar cukup sempit dan ramai, jadi sebaiknya tinggalkan barang bawaan di penginapan dan kunjungi dengan ringan.※ Pastikan untuk memeriksa situs web resmi sebelum berkunjung
Apakah bisa mengambil foto?
Ya, tidak ada batasan khusus untuk mengambil foto di pasar siang dan malam. Namun, sebaiknya minta izin sebelum memotret dekat pedagang, dan perhatikan agar tidak menghalangi jalan orang lain di lorong yang sempit.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan dari Stasiun Daegu atau Stasiun Dongdaegu?
Dari Stasiun Dongdaegu, termasuk transfer subway, sekitar 20-30 menit, dan dari Stasiun Daegu, dengan kombinasi berjalan kaki dan subway, Anda bisa sampai dalam waktu kurang dari 20 menit.※ Pastikan untuk memeriksa waktu tempuh aktual dengan aplikasi peta sebelum berkunjung
Pasar Seomun bukanlah sekadar tempat wisata yang bisa dilewati begitu saja di Daegu, tetapi tempat yang harus dikunjungi dua kali, siang dan malam, untuk melihat wajah aslinya. Saat berjalan di lorong kain sambil mengingat aroma pasar malam, Anda akan mengerti mengapa Daegu telah lama dikenal sebagai "kota pasar".
Lebih banyak di Daegu
Jalan Sejarah Modern Daegu dan Jalan Kim Gwangseok: Rute Setengah Hari Menjelajahi Daegu Lama
Menjelajahi Jalan Sejarah Modern Daegu dan Jalan Kim Gwangseok? Inilah urutan rute sebenarnya, monumen di Cheongna Hill, dan cara menghubungkan keduanya dalam satu sore.
Aug 25, 2026
Gatbawi Palgongsan: Panduan Langkah Demi Langkah ke Buddha Pemohon Keinginan Terkenal di Korea
Mendaki ke Gatbawi di Palgongsan? Pilihan jalur, durasi, alasan pelajar berdoa di sini, dan kenapa secara teknis bukan di Daegu.
Aug 25, 2026